Posted by & filed under Uncategorized.

15

Salah satu faktor utama dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah peningkatan investasi. Peningkatan investasi akan mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi lainnya yang pada akhirnya mampu memperluas kesempatan kerja untuk masyarakat. Dalam rangka menarik minat para investor ke daerah, diperlukan sebuah wadah untuk mengadakan kegiatan promosi yang efektif, berkesinambungan, dan koordinatif. Salah satunya adalah dengan melalui kegiatan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) Tahun 2018 yang diselenggarakan rutin setiap tahun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bank Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam bentuk Forum Bisnis dan One on One Meeting. Kegiatan ini adalah langkah efektif untuk mempromosikan peluang investasi kepada para penanam modal baik dalam negeri maupun asing. Kegiatan ini juga merupakan sinergi kegiatan promosi investasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten/Kota dalam rangka mendorong peningkatan minat dan realisasi investasi di Jawa Tengah. Peluang investasi yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Tengah tersebar di berbagai sektor terutama di sektor pariwisata dan industri serta diikuti oleh sektor lain seperti pertanian, pertambangan dan energi, infrastruktur, dan properti. Yang mana peluang – peluang ini telah melalui proses studi/kajian oleh masing – masing Kabupaten/Kota serta penilaian perbaikan oleh Koridor Ekonomi, Perdagangan, Investasi dan Pariwisata Jawa Tengah (KERIS JATENG) melalui kegiatan Central Java’s Potential Investment Challenge. Adapun jumlah proyek yang siap ditawarkan dan prospektif dari seluruh Kabupaten/Kota sebanyak 63 proyek. Terdiri dari 36 proyek di sektor pariwisata, 8 proyek di sektor pertanian, 4 proyek di sektor industri/manufaktur, 1 proyek di sektor energi, 7 proyek di sektor infrastruktur, dan 7 proyek di sektor properti. Ditargetkan tahun ini investasi yang masuk ke Jawa Tengah meningkat 13% dari target tahun sebelumnya yaitu dari Rp 41,7 triliun menjadi Rp 47,15 triliun. Peningkatan investasi ini juga didukung oleh sistem pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan terintegrasi berbasis elektronik.

Pelaksanaan kegiatan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) Tahun 2018 diselenggarakan di Ruang Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jalan Jendral Sudirman Kav. 86 Jakarta pada Hari Senin tanggal 26 November 2018. Acara ini berhasil menjaring minat investasi sebanyak 63 proyek dengan jumlah nilai investasi sebesar Rp 40.291.000.000. Penandatanganan Letter of Intent (LoI) dilakukan oleh para investor dan Kepala Daerah. Salah satunya ditandatangani oleh Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah dan perwakilan dari PT. Java Energi Eoliana dengan jumlah investasi sebesar Rp 1.010.000.000.000,- (Satu triliun sepuluh milyar rupiah). Secara simbolis, beberapa LoI lainnya ditandatangani oleh :

  1. PT. Rita Retilindo dengan Bupati Wonosobo;
  2. PT. Rimba Wood Arsi Lestari dengan Bupati Batang;
  3. PT. Kendal Steel dengan Bupati Kendal;

Central Java Investment Business Forum (CJIBF) Tahun 2018 ini berhasil menjaring minat investasi sebanyak 63 proyek dengan jumlah nilai investasi sebesar Rp 40.291.000.000. Penandatanganan Letter of Intent (LoI) dilakukan oleh para investor dan Kepala Daerah. Salah satunya ditandatangani oleh Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah dan perwakilan dari PT. Java Energi Eoliana dengan jumlah investasi sebesar Rp 1.010.000.000.000,- (Satu triliun sepuluh milyar rupiah). Secara simbolis, beberapa LoI lainnya ditandatangani oleh :

  1. PT. Rita Retilindo dengan Bupati Wonosobo;
  2. PT. Rimba Wood Arsi Lestari dengan Bupati Batang;
  3. PT. Kendal Steel dengan Bupati Kendal;