Pertanian

Kabupaten Tegal adalah wilayah pertanian. Sebanyak 45,84% dari 878,79 km persegi total luas wilayah Tegal adalah lahan sawah. Jumlah penduduk Tegal yang menggantungkan pencaharian dari pertanian berjumlah hampir 33%. Selain itu, perekonomian Tegal mendapat dukungan sebesar 14,12% ADHB atau 16,43% ADHK dengan pertumbuhan di sektor ini mencapai 10,02% ADHB atau 2,46% ADHK (BPS Kabupaten Tegal).

Kabupaten Tegal pernah dikenal sebagai salah satu daerah swasembada beras dan menjadi lumbung padi Provinsi Jawa Tengah bagian tengah. Selain itu, Kabupaten Tegal pernah juga dikenal sebagai daerah penghasil bawang putih. Namun hasil pertanian bawang putih kemudian menurun drastis karena adanya kebijakan kemudahan impor sehingga bawang impor dengan harga lebih rendah dan performa menarik leluasa masuk ke pasar domestik. Semenjak itu para petani banyak yang tidak lagi menanam bawang putih dan beralih menanam sayur. Tanaman sayur di kemudian hari menjadi salah satu komoditi ekspor yang disoroti pemerintah pusat.

Tanaman sayur yang semula dijadikan petani untuk merotasi dan sekaligus substitusi bawang putih tengah menjadi produk hortikultura dengan hasil yang membanggakan karena menembus pasar ekspor. Bahkan pada 21 Februari 2013, Presiden SBY secara langsung meninjau areal lahan tanaman sayur dan melakukan panen wortel. Presiden juga memberikan bantuan untuk kelompok tani dan meminta agar ekspor sayur ditingkatkan. Peluang ekspor sayur ke negara tetangga masih terbuka lebar. Selain itu, kualitas komoditas sayuran di Jateng termasuk di Kabupaten Tegal, sangat berkualitas.  (Suara Merdeka, 22 Februari 2013).

Petani hortikultura di Kabupaten Tegal termasuk dalam kategori petani miskin sehingga membutuhkan perlindungan. Petani banyak mengeluhkan tentang kebijakan impor yang mencekik. Impor sayuran dengan harga pasaran yang murah cenderung tidak terkendali sehingga menyebabkan harga sayuran lokal tidak mampu bersaing. Persoalan lain yang dihadapi petani adalah kendala infrastruktur jalan, saluran irigasi pertanian, peralatan produksi, serta ketiadaan pasar agropolitan.

Dengan posisi pertanian yang penting maka menjadi keniscayaan jika pemerintah harus memiliki pemahaman dan empati mendalam soal pertanian. Tantangan besar dalam mewujudkan pertanian yang maju adalah mewujudkan kesejahteraan petani yang juga berimbas pada kesejahteraan penduduk lainnya. Dalam era otonomi daerah Kabupaten Tegal harus menggali dan mengembangkan sumber daya dan potensi daerah yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tegal. Melihat potensi pertanian Kabupaten Tegal yang besar, maka pemerintah harus menjadikan bidang pertanian sebagai andalan.

Keberhasilan pembangunan sektor pertanian dapat dilihat dari tingkat kesejahteraan petani. Salah satu alat ukur yang dapat dijadikan sebagai indikator adalah Nilai Tukar Petani (NTP). NTP berusaha mengukur kemampuan tukar barang-barang (produk) pertanian yang dihasilkan petani dengan barang atau jasa yang diperlukan untuk konsumsi rumah tangga petani dan keperluan dalam memproduksi barang-barang pertanian. Selain NTP terdapat angka lain tentang pertanian seperti luas panen, produksi, produktivitas, dan laju pertumbuhan yang kita jumpai dalam laporan statistik resmi.

Jika mengacu pada data terakhir yang dirilis BPS Kabupaten Tegal, secara umum NTP Kabupaten Tegal tahun 2011 adalah sebesar 108,64%. Angka ini naik sebesar 3,90% jika dibandingkan dengan NTP tahun 2010 yaitu sebesar 104,56%. NTP tanaman sayur atau hortikultura tahun 2011 tidak lebih baik dari tahun 2010, yaitu meningkat dari 109,99% menjadi 110,97%. Komoditi sayur merupakan komoditi dengan tingkat fluktuasi harga yang sangat tinggi atau instabil (BPS Kabupaten Tegal). Dari angka ini dapat disimpulkan bahwa daya beli petani mengalami peningkatan.

 

Komoditas

Luas Panen (ha)

Jumlah Produksi (ton)

Produktivitas (kw/ha)

Padi Sawah

63476.00

351226.00

55.33

Padi Ladang

299.00

1073.00

35.88

Jagung

20548.00

102774.00

50.02

Ubi Kayu

745.00

10558.00

141.71

Ubi Jalar

239.00

3551.00

148.57

Kacang Tanah

320.00

332.00

10.36

Kacang Kedelai

143.00

146.00

10.23

Kacang Hijau

90.00

107.00

11.92

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>