Visi dan Misi

Visi

Terwujudnya pelayanan prima dan meningkatnya iklim Investasi di Kabupaten Tegal.

Misi

  1. Menciptakan profesionalisme individu aparat pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang mudah, murah, cepat, transparan dan akuntabel dengan pelayanan berbasis aplikasi IT;
  2. Tercukupinya fasilitas sarana dan prasarana pelayanan penanaman modal dan PTSP yang berkualitas;
  3. Mewujudkan koordinasi yang baik dan bersinergi dengan SKPD terkait dalam proses Perizinan;
  4. Menciptakan peran serta Ormas, Orpol Organisasi Pemuda dan Masyarakat terhadap Investasi dan PTSP;
  5. Mendorong terciptanya iklim Investasi yang Kondusif;
  6. Meningkatkan efektifitas promosi dan kerjasama penanaman modal.

Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan penyelenggaraan pelayanan terpadu dengan pola satu pintu, diharapkan dapat mencerminkan suatu bentuk pelayanan yang memenuhi prinsip pelayanan yang sederhana, terbuka, lancar, tepat, lengkap, wajar dan terjangkau. Hal ini dapat mendorong terciptanya suasana yang kondusif di kalangan masyarakat, sehingga dapat memberikan simpati dan atensi yang selanjutnya untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Adapun prinsip-prinsip pelayanan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Sederhana

Prosedur / tata cara tidak berbelit-belit, persyaratan mudah dipenuhi dan mudah dilaksanakan oleh masyarakat serta tidak mencari kesempatan dalam kesempitan.

2. Terbuka

Keinginan masyarakat dilayani secara jujur, oleh karena itu prosedur / tata cara, standar pelayanan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan proses pelayanan harus diinformasikan atau disosialisasikan secara terbuka agar mudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat.

3. Lancar

Untuk menjadi lancar, prosedur tidak berbelit-belit dan aparat pemberi pelayanan harus ikhlas melakukan pelayanan sepenuh hati, disamping itu diperlukan sarana yang menunjang kecepatan dalam menghasilkan hasil (output).

4. Tepat

Pelaksanaan pelayanan masyarakat dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

5. Lengkap

Lengkap diartikan tersedia apa yang diperlukan oleh pelanggan.

6. Wajar

Pelayanan yang wajar artinya tidak ditambah-tambah atau tidak ada persyaratan yang tidak wajar sehingga memberatkan pelanggan.

7. Terjangkau

Terjangkau dapat diartikan tarif harus dapat dijangkau oleh pelanggan. Dalam menetapkan tarif pelayanan harus memperhatikan unsur-unsur sebagai berikut :

a. Tingkat Inflasi

b. Tingkat pertumbuhan penduduk

c. Tingkat pelayanan

d. Subsidi dan subsidi silang

e. Keberpihakan kepada masyarakat kecil

f. Progresif

g. Peraturan dan perundangan yang berlaku